Ya, mungkin anda masih ingat dengan desain "Rumah Modern Minimalis" yang pernah saya postkan terdahulu.
Dikarenakan saat ini progress pelaksanaan proyek rumah ini telah mulai memasuki tahap Finishing maka saya diminta untuk membantu "desain Pagar Depan dan Interior Ruang".
Untuk pagar depan, kebetulan konsep yang diminta klien saya cukup menarik, dia meminta saya menggabungkan antara konsep Classic (kebetulan istilah Pagar Depan bagi klien saya identik dengan rumah-rumah berkonsep Classic eropa) dengan konsep rumahnya yang cukup Modern Minimalis
Atau boleh dibilang ke arah "Ekletik"
Hmm, bagi seorang arsitek hal ini cukuplah menantang. Dan semua arsitek pasti pernah mengalaminya. Kita dituntut menyatukan dua hal berbeda dengan tetap terlihat konsep dasar masing - masing namun tetap menghasilkan desain yang indah.Hmmm
Sedangkan untuk "Desain Interior Ruang" yang dimaksudkan bukanlah desain Furniture yang lebih banyak menutupi kondisi fisik ruangan asli. Namun lebih ke pengolahan tampak ruang asli dengan permainan konsep tampilan struktur aslinya (dinding asli, warna cat,plester dsb). Dimana furniture dan lighting hanya tampilan tambahan yang mempercantik tampilan.Tanpa merekapun sebuah Ruang telah terbentuk wujud keindahannya.Hmmm
Sebenarnya konsep seperti ini lebih banyak kita temukan di desain Rumah Classic. Hanya dengan ornamen ruang (profil, plafond, tekstur) tanpa furniture desain interior ruang classic sudah dapat kita rasakan.
Ya begitulah konsep desain yang diinginkan oleh klien saya.Dan berikut hasil progres desain yang saat ini sedang saya kerjakan
Kamis, 07 Juni 2012
Rumah Modern Minimalis (lanjutan)
Diposting oleh "Arsitektur Rumah Kita" di 00.19 0 komentar
Senin, 14 Mei 2012
Warehouse Rental Office
Diposting oleh "Arsitektur Rumah Kita" di 01.17 0 komentar
Kamis, 29 Maret 2012
3D Tampak Belakang


Ya,terkadang dalam pelaksanaan pembangunan sebuah rumah tidaklah hanya cukup dengan tampak / Facade depan saja. Terutama untuk sebuah desain rumah yang cukup rumit. Atau pun seandainya desain rumah yang ada memiliki area halaman / taman belakang yang cukup luas.Sehingga image 3d tampak belakang sudah menjadi kebutuhan kelengkapan gambar bukan lagi tambahan.
Selama ini, untuk rumah dengan area halaman belakang yang cukup padat (kecil) sebuah inner courtyard sudahlah cukup.Dan gambar kerja tampak belakang (2D) harusnya sudah mencukupi untuk pelaksanaan di lapangan. Namun jika halaman belakang cukup luas, permainan Facade area belakang pasti diperlukan.
Namun terkadang (hampir 70% desain denah rumah yang pernah dibuat) area belakang merupakan lokasi dari area servis (semacam jemuran, maids area) yang kurang baik untuk diperlihatkan sehingga sebagai seorang arsitek kita dituntut untuk menghasilkan permainan facade sebaik mungkin.Dan ini merupakan sesuatu yang cukup menantang bagi kita.Namun permainan Facade Belakang yang ada haruslah harmonis dengan Facade Depan. Hmm
Beberapa klien saya meminta agar dilengkapi dengan image 3D Tampak Belakang Rumah. Berikut saya lampirkan dua di antara mereka.Untuk desain Facade depan mereka sudah saya tampilkan beberapa waktu lalu (Mungkin anda bisa menebaknya). Satu dengan desain menyesuaikan halaman belakang yang luas dan yang lain dengan inner courtyard.
Diposting oleh "Arsitektur Rumah Kita" di 00.56 0 komentar
Selasa, 28 Februari 2012
PENCARIAN FACADE


Ya, terkadang sebagai arsitek kita pasti dihadapkan dengan para klien yang berbeda satu sama lain.
Dan salah satu yang cukup menantang bagi kita adalah ketika klien kita masih melakukan pencarian bentuk langgam facade yang disukainya.
Klien saya berikut ini juga masih melakukan pencarian langgam Facade / Tampak yang disukainya.
Hal ini terjadi karena terkadang masukan dan jumlah contoh yang cukup banyak di luar akan semakin membingungkan bagi seseorang untuk memilih langgam facade. Hal ini terjadi karena setiap langgam yang ada akan menghasilkan facade yang secara arsitektur cukup bagus dan menarik bagi setiap orang yang melihatnya (karena setiap arsitek berusaha menghasilkan facade seindah mengkin tidak peduli merupakan langggam classic, modern tropis, modern minimalis bahkan ekletik / pencampuran langgam)
Hmmm, Di situlah tugas kita sebagai arsitek untuk menyakinkan dan mengarahkan klien kita pada sebuah langgam yang sesuai dengan kondisi denah dan site yang ada.
Meskipun terkadang tetap harus dilakukan Pencarian Facade, karena sebuah denah akan menghasilkan bermacam facade yang indah sesuai langgam - langgam arsitektur yang dipilih masing - masing.
Berikut salah satu proses pencarian bentuk Facade yang sedang saya kerjakan untuk salah seorang klien saya, pencarian facade dengan mencoba menggunakan dua langgam yang disukai oleh klien saya yakni langgam Modern Tropis dan Modern Minimalis.
Diposting oleh "Arsitektur Rumah Kita" di 20.07 0 komentar
Minggu, 29 Januari 2012
Menyambung Rumah

Ya, beberapa waktu lalu saya diminta untuk membantu desain rumah di kawasan Laguna, Pakuwon City di Surabaya. Satu hal yang menarik adalah desain rumah yang akan dilakukan ternyata akan disambungkan dengan rumah lamanya. Dimana rumah lama yang dimilki oleh klien saya ternyata sebuah rumah contoh dari developer yang dia beli.
Hmmm, cukup menarik.
Segala macam spesifikasi material maupun langgam yang ada ternyata oleh klien saya diminta untuk menyesuaikan dengan existing yang ada bahkan kalo perlu disamakan. Hmm,permintaan ini cukup mempermudah proses desain yang ada.Namun,ada hal lain yang lebih menarik.
Ternyata antara rumah baru dengan rumah existing suatu hari tetap akan dipisah. Sehingga facade yang ada haruslah mencerminkan dua rumah, tapi untuk saat ini tetap harus terlihat sebuah rumah yang menyambung. Hmm
Berikut saya lampirkan desain yang ada
Diposting oleh "Arsitektur Rumah Kita" di 22.09 0 komentar
Selasa, 03 Januari 2012
Lighting


Ya, sebenarnya ini proyek desain saya yang sebelumnya pernah saya posting dengan judul "Modern Minimalis" yang kini telah berjalan di lapangan dengan progres sampai tahapan lantai 2.
Klien saya meminta agar dibantu pembuatan image 3d yang dilengkapi dengan pencahayaan dan tata lampu sesuai dengan gambar kerja yang ada (Paket desain yang saya berikan hanyalah berupa view siang hari, jika memang diperlukan pencahayaan maka dilakukan kesepakatan terlebih dahulu dengan pihak klien).
Sehingga dengan mengikuti gambar kerja maka pencahayaan yang ada merupakan pencahayaan dan tata lampu yang menyerupai kenyataan. Bukan hanya untuk mempercantik tampilan 3d semacam brosur perumahan yang beredar di pasaran.Jadi hasil image 3d yang ada dapat lebih dipertanggungjawabkan.Pencahayaan memang sengaja saya pisah dan saya letakkan di bagian akhir desain sesudah gambar kerja titik lampu telah ada. Sehingga desain image 3d yang ada sejak awal adalah siang hari dimana desain secara nyata akan kelihatan kekurangan dan kelebihannya. Dan ketika gambar kerja titik lampu telah ada maka image 3d + pencahayaan bisa dilakukan secara riil tanpa ada hiasan untuk memanipulasi tampilan.
Hal ini dikarenakan beberapa pengalaman saya, dimana salah satu pengalaman saya adalah ketika membantu desain fasade Hotel Di Berau, klien saya pernah mendesainkan ke arsitek lain (yang cukup dikenal)sebelumnya. Dimana hasil desain image 3dnya cukup wah dan dilengkapi tata lighting yang indah. Namun ketika ditanyakan bagaimana penerapannya secara nyata, ternyata cukup kesulitan. Hmmmm
Ya, berikut hasil desain 3d lengkap dengan lighting untuk rumah Modern Minimalis yang sebelumnya pernah saya posting desain siang harinya.
Diposting oleh "Arsitektur Rumah Kita" di 21.17 0 komentar
Selasa, 06 Desember 2011
Pagar ("Fence")



Ya. Diakui maupun tidak pagar bagian dari sebuah desain bangunan. Pagar mampu memperkuat desain yang ada dan sebaliknya juga mampu memperlemah desain yang ada.
Pagar tidaklah harus selalu berupa model yang masif (beton, kayu dsb)namun di beberapa kawasan (yang tidak diperbolehkan ada pagar) hanya dengan permainan level dan garden sudahlah cukup memperindah desain yang ada.
Sebagai arsitek saya selalu menyampaikan (kesepakatan di awal) ke klien bahwa desain pagar bukanlah termasuk desain Arsitektur sebuah rumah. Dia hanya pekerjaan tambah yang terpisah. Desain pagar dilakukan sebaiknya saat kondisi lapangan sudah pelaksanaan.
Hmmm, beberapa orang teman saya memprotes hal ini. Tetapi menurut pengalaman desain selama ini, saya menilai ini merupakan jalan terbaik.
Mengapa???
Karena terkadang meski pelaksanaan sudah berjalan, pasti akan ada perubahan dan revisi desain baru dari owner. Atau paling tidak pasti terjadi perubahan material yang digunakan, yang terkadang mau tidak mau cukup mempengaruhi desain Fasade yang ada.
Hmm, karena itu saya selalu menyarankan desain pagar sebagai pekerjaan tambah saja. Tidak perlu menambah beban klien dengan perubahan desain pagar, dimana menurut saya desain pagar adalah sesuatu Penting tapi Tidak Harus
Berikut beberapa contoh desain pagar dari dua langgam yang berbeda yang baru saja saya bantu desain.
Diposting oleh "Arsitektur Rumah Kita" di 21.18 0 komentar
